Skip to main content

Asuransi itu Penipu? Bisa Jadi, jika Anda Salah Pilih!

Penipuan asuransi banyak terdengar di masyarakat. Beberapa waktu lalu, salah satu perusahaan asuransi di Indonesia mengaku tidak bisa membayar polis kepada nasabah yang membeli produk investasi Saving Plan, salah satu jenis asuransi jiwa yang juga termasuk dengan produk investasi. Akibatnya, klaim senilai Rp 12,4 triliun tidak bisa dibayarkan kepada nasabah.

Penipuan asuransi akan terjadi apabila Anda tidak membaca baik-baik ketentuan yang diberikan oleh agen asuransi bersangkutan. Berikut 3 hal yang sering dikeluhkan oleh para nasabah dan menimbulkan pernyataan, “Asuransi Penipu!” dan bagaimana cara mencegah hal seperti itu terjadi.

“Lho kok uang hasil setoran saya per bulan bukannya bertambah malah berkurang?”

Itu salah satu hal yang sering diungkapkan orang-orang. Oleh karena itu penting untuk memastikan asuransi jenis apa yang Anda ambil. Apakah asuransi murni atau bercampur dengan investasi?

Ketika Anda mengambil asuransi yang juga tergabung dengan investasi atau yang biasa dikenal dengan asuransi unit link, nilai tunai asuransi Anda bisa berkurang apabila nilai investasi sedang merosot.

Dalam beberapa kasus, Anda bahkan harus melakukan top-up apabila nilai tunai sudah tidak lagi cukup untuk menutupi nilai investasi yang terus menurun. Namun hal tersebut seharusnya tidak menjadi masalah karena fungsi utama dari asuransi tersebut, yaitu proteksi jiwa maupun kesehatan masih berjalan.

Tips : Jika Anda ingin menghindari resiko tersebut, maka Anda bisa memilih asuransi murni tanpa investasi yang preminya relatif transparan sesuai dengan usia. Nah oleh karena itu sebelum bilang asuransi penipu, sebaiknya Anda bertanya secara mendetail terlebih dahulu mengenai produk asuransi yang Anda miliki.

“Saya ingin klaim asuransi saja susahnya minta ampun.”

Asuransi akan memberikan uang dalam jumlah tertentu sesuai yang tertera di perjanjian ketika Anda melakukan klaim. Tentu saja hal ini membutuhkan verifikasi dan validasi data serta dokumen-dokumen. Selama Anda benar-benar membaca dan mengikuti ketentuan yang diberikan, klaim asuransi akan menjadi hal yang sangat sederhana.

Tips : Untuk asuransi kesehatan, yang seringkali dilewatkan adalah ketentuan mengenai masa tunggu dan penyakit bawaan. Untuk sakit kritis, masa tunggu biasanya diantara 30 hingga 365 hari dan asuransi tidak bisa diklaim sebelum masa tunggu berakhir. Selain itu, menyembunyikan penyakit ketika mendaftar asuransi juga bisa menyebabkan klaim Anda ditolak. Kebanyakan orang berpendapat bahwa mereka mengalami penipuan asuransi karena tidak membaca baik-baik produk yang mereka beli sebelumnya.

“Asuransi rasa permen karet, awalnya manis tapi ternyata…”

Ini dia klaim lainnya dari para nasabah. Mereka mengungkapkan kalau asuransi hanya janji manis di awal. Ketika produk asuransi telah dibeli, ternyata berbagai aturan mulai dari premi dan klaim polis berbeda jauh dari janji awal. Boleh dibilang, hal ini terjadi karena Agen Asuransi tidak menyampaikan ketentuan yang ada dalam perjanjian.

Tips : Tanyakan berbagai macam ketentuan sebelum Anda memutuskan membeli. Sebagai nasabah, Anda jangan sampai termakan janji-janji seperti, “Asuransi unit link ini layaknya tabungan lho, tapi dengan jumlah return yang jauh lebih tinggi,” atau “Cukup bayar premi sepuluh tahun bisa proteksi seumur hidup.” Agen yang menjanjikan hal seperti ini jelas patut dicurigai.

Kesimpulan

Saat ini, asuransi memang sangat diperlukan sebagai Proteksi / Perlindungan. Jangan sampai Anda dengan mudah tergiur oleh penawaran yang menjanjikan keuntungan cepat melalui investasi atau sejenisnya.

Sudah banyak , asuransi jiwa yang bisa memberi uang pertanggungan kepada keluarga ketika Anda meninggal. Asuransi kesehatan yang bisa diklaim untuk membayar biaya pelayanan rumah sakit hingga asuransi sakit kritis yang bisa memberikan uang tunai ketika nasabah tidak bisa bekerja karena terbaring di rumah sakit.

Produk manapun yang Anda pilih, pastikan bahwa Anda telah membaca ketentuan dan manfaat yang tercantum di proposal asuransi dengan baik, agar proteksi dari asuransi cocok dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Anda belum mengetahui kebutuhan asuransi Anda? Jangan ragu langsung konsultasikan kebutuhan Anda dengan cara klik tombol di bawah ini

Informasi Artikel Terkait:

Asuransi Kesehatan Murni Maestro Optima Care

Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)

Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *